• FYI

    04 September 2019

    Fakta Unik Menjelang kemerdekaan Indonesia yang Perlu Kamu Tahu

    Berbicara tentang kemerdekaan, pasti terbayang bagaimana para pendiri negara kita bekerja keras untuk memerdekakan bangsa Indonesia. Penjajahan yang telah dialami rakyat Indonesia selama ratusan tahun membuat beberapa orang Indonesia yang berpendidikan mulai sadar, bahwa selama ini mereka bodoh dan terbelakang. Mereka pun mulai mengobarkan semangat perjuangan, demi memerdekakan tanah air.

    Puncak perjuangan bangsa kita adalah pada tanggal 17 Agustus 1945. Tak terasa, 74 tahun Indonesia telah merdeka. Mari kita mencoba menelusuri masa lalu, di detik-detik menjelang kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Ada beberapa hal yang tidak boleh kamu lupakan mengenai sejarah kemerdekaan negara kita. Apa saja itu?

    1. Soekarno yang tetap semangat meski kondisi tubuhnya sedang tidak sehat

    Presiden pertama negara kita, Ir. Soekarno, terkena penyakit malaria di detik-detik menjelang kemerdekaan Indonesia. Pada tanggal 16 Agustus 1945, beliau jatuh sakit setelah begadang membuat naskah proklamasi dengan sahabat-sahabatnya. Beliau terkena malaria tertiana. Penyakit ini disebabkan oleh parasit P. vivax. Sebutan lain untuk penyakit ini adalah malaria vivax. Gejalanya adalah demam setiap 48 jam atau dua hari sekali. Bahkan, dua jam sebelum Indonesia merdeka, beliau masih tidur karena suhu tubuhnya tinggi.

    2. Bahan yang digunakan untuk Bendera Pusaka

    Kondisi ekonomi Indonesia tidak bisa dibilang baik saat era penjajahan—baik Belanda maupun Jepang. Karena tidak didukung dari segi ini, Bendera Pusaka yang dijahit oleh Ibu Fatmawati tidak berasal dari kain baru. Pernahkah kamu menyangka, kalau kain yang berwarna merah berasal dari kain tukang soto, sedangkan kain yang berwarna putih berasal dari sprei tempat tidur?

    3. Negatif foto yang terkubur di sebuah pohon

    Suasana upacara kemerdekaan Negara Republik Indonesia berhasil diabadikan oleh Frans Mendoer dengan kameranya. Namun, tampaknya tentara Jepang mengetahui hal tersebut dan meminta negatif foto kepada Mendoer. Tapi, fotografer itu menolak dan berkata bahwa negatif foto telah ia serahkan ke Barisan Pelopor, sebuah organisasi perjuangan bentukan Jepang.

    Namun, ternyata ia berbohong. Negatif foto itu dikubur di bawah sebuah pohon di halaman Kantor Asia Raja. Kita sekarang beruntung bisa menyaksikan peristiwa proklamasi kemerdekaan negara kita lewat foto-foto yang didokumentasikan Frans Mendoer. Bayangkan, bagaimana kalau fotografer tersebut jujur kepada tentara Jepang yang ingin menghancurkan negatif foto tersebut?

    4. Teks Proklamasi Kemerdekaan yang asli ditemukan di tempat sampah

    Pemerintah tidak pernah menyimpan naskah asli proklamasi kemerdekaan yang ditulis Ir. Soekarno. Naskah tersebut justru ditemukan di tempat sampah dan disimpan oleh seorang wartawan. Setelah 46 tahun 9 bulan 19 hari, wartawan tersebut menyerahkan naskah itu kepada Presiden Soeharto.

    Hal-hal unik yang terjadi menjelang kemerdekaan ini tak hanya empat. Masih ada hal-hal lain yang belum tercantum. Manfaatkan google atau aplikasi lainnya untuk mengetahui apa saja hal-hal yang belum kamu ketahui di detik-detik menjelang kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Oh iya, kamu juga tidak boleh melupakan sejarah, seperti yang dikatakan oleh salah satu Bapak Proklamator kita, Ir. Soekarno: “Jangan sekali-kali melupakan sejarah” alias “Jasmerah”!

    Penulis: Baihaqi Syarifah

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Cerpen

    Puisi

    Inspirasi