• FYI

    05 September 2019

    Menulis Bukan Sekadar Mengolah Kata-kata


    Oleh: J. Haryadi

    Zaman sekarang ini, menulis sudah menjadi sebuah kebutuhan. Apalagi dengan berkembangnya media sosial (medsos), sehari tidak menulis rasanya seperti hidup dalam penjara. Ya, meskipun itu cuma menulis status di Facebook, Instagram, atau Whatsapp.

    Banyak orang bermimpi ingin jadi penulis, tapi tidak mau belajar menulis secara serius. Bukan berarti kita harus mengikuti pelatihan menulis secara formal, tapi bisa juga secara otodidak. Misalnya dengan banyak membaca karya orang lain, berdiskusi dengan penulis, atau ikut bergabung dalam komunitas menulis.

    Kata orang, mau jadi penulis itu susah. Sebagian lagi mengatakan mudah. Keduanya benar, tidak ada yang salah. Pendapat pertama terjadi karena calon penulis belum tahu caranya, sedangkan pendapat kedua karena dia sudah mengetahui metodanya.

    Jika kita ingin menjadi penulis profesional, kalau itu dilakukan secara otodidak, pasti memakan waktu yang cukup lama. Jalan pintas bisa dilakukan dengan cara berguru kepada penulis yang sudah berpengalaman. Namun masalahnya, apakah kita sudah memiliki guru yang tepat?

    Menulis itu bukan bakat, melainkan sebuah keterampilan. Artinya, semua orang bisa mempelajarinya, asal punya motivasi yang tinggi. Tanpa motivasi, jangan harap usaha ini akan berhasil.

    Selain itu, belajar menulis itu bukan sekadar teori, tapi harus dipraktikkan. Kalau perlu dilakukan setiap hari. Tidak perlu harus menulis sesuatu yang serius dulu. Mulailah dari menulis status di medsos.

    Ada beberapa tips menarik yang bisa Anda terapkan kalau mau mencobanya, yaitu: (1) Tulislah sesuatu yang dekat dengan kebiasaan Anda sehari-hari; (2) Tulislah sesuatu tanpa takut salah; (3) Biasakan untuk tidak menyingkat tulisan; (4) Jangan biasakan menulis sambil melakukan revisi, dan; (5) Lakukan self editing sebelum memosting tulisan.

    Belajar menulis itu butuh ketekunan. Jangan malas dan mudah putus asa. Butuh keikhlasan saat kita melakukannya. Harus dengan segenap jiwa dan ada niat untuk berbagi kebaikan. Bukan sekadar asal tulis tanpa makna.

    Semoga bermanfaat dan salam pena kreatif.

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Cerpen

    Puisi

    Inspirasi