• FYI

    04 September 2019

    Senjata Melawan Penjajah

    Sebuah negara yang terjajah pastilah menginginkan adanya kebebasan yaitu kemerdekaan yang sebenarnya-benarnya, kemerdekaan dalam mengurus dan mengatur pengelolaan kebutuhan dan cita-cita negara yang ingin segera terwujudkan. Namun itu semua tidak akan terwujud bilamana tidak ada keinginan dari rakyat itu sendiri. Alhamdulillah berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa serta kegigihan para pahlawan dalam membela tanah air tercinta Indonesia, terciptalah kemerdekaan ini.

    74 tahun yang lalu sudah negeri ini merdeka dari penjajahan yang begitu menyiksa rakyat, meski semuanya harus banyak yang di korbankan entah itu berupa harta ataupun keluarga. Dalam terciptanya kemerdekaan ini, terkadang kita para muda-mudi zaman sekarang atau milenial dengan bahasa kerennya, seringkali tidak sadar dengan tanggung jawabnya sebagai penerus tanah air pertiwi ini, kemerdekaan ini merupakan pemberian berharga dari para nenek moyang kita yaitu mereka para pahlawan tanpa tanda jasa, para syuhada yang gugur di medan perang, kepada kita pewarisnya selaku muda-mudi penerus bangsa.

    Setiap orang mempunyai cara masing-masing dalam memaknai kemerdekaan ini, entah itu dengan hiburan, permainan, mengadakan kajian, perlombaan, dan lain sebagainya. Tentunya sesuai dengan adat istiadat dan norma masyarakat yang berlaku. Tapi semuanya mempunyai tujuan yang sama yaitu untuk menumbuhkan dan menanamkan rasa nasionalis terhadap bangsa ini.

    Dalam menciptakan kemerdekaan, tentunya kegigihan para pahlawan lah yang menjadi senjata utama. Dengan segala semangat pantang menyerahnya disertai senjata andalan yaitu bambu runcing, terpikir sekilas bagaimana bisa dengan hanya memakai bambu runcing bisa memenangkan peperangan bersenjata bom dan peluru secanggih yang digunakan zaman penjajahan dulu. Mungkin itu salah satu alasannya kenapa di dalam dasar negara yang pertama di tuturkan ialah berkat Tuhan Yang Maha Esa entah itu dalam Pnacasila maupun Undang-undang Dasar 45.

    Pada intinya, senjata utama yang sebenarnya ialah keberanian bangsa itu sendiri dalam mewujudkan yang namanya kemerdekaan, tidak peduli dengan seberapa sulit keadaan pada masa itu entah berupa kekurangan pangan maupun keterbatasan lainnya, tetapi jika Tuhan sudah berkehendak dan usaha dari pahlawan yang tanpa menyerah, penjajah sekuat dan secanggih apapun alat tempur mereka tidak akan mampu berkutik. Dan bambu runcing hanya lah sebagai sarana, memang itu adalah senjata andalan tapi bagaimana mungkin senjata akan berjalan tanpa adanya semangat yang memakainya.

    Kini kita selaku muda-mudi bangsa harus bisa menjaga keamanan, ketertiban, dan keutuhan bangsa dalam rangka meneruskan usaha para pahlawan yang dulu, dalam bentuk apapun itu yang terpenting tidak menyalahi norma yang berlaku, serta selalu terus berusaha belajar dan berkreasi demi kemajuan bangsa ataupun memperkaya budaya, hingga bisa mencapai cita-cita negara dan bisa bersaing dengan negara yang lain.

    Penulis: Dian Mardianti (karyawan swasta, Subang Jawa Barat)

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Cerpen

    Puisi

    Inspirasi